Lompat ke konten
Select your cancer type
Indication:

This site is inteded for health care proffesional.

etapidi adalah inhibitor PD-1 yang unik, dirancang secara optimal untuk menghasilkan ikatan PD-1 yang kuat serta aktivasi sel T yang lebih maksimal¹⁻³

Lihat apa yang membuat etapidi berbeda dalam video singkat berikut:

Signifikansi klinis dari data praklinis ini belum dapat dipastikan. Belum ada uji klinis perbandingan langsung (head-to-head) antar produk yang dilakukan.

Dalam model praklinis, etapidi menunjukkan ikatan PD-1 yang kuat sehingga menghasilkan hampir pemblokiran total terhadap PD-L1.

Dalam model praklinis, ETAPIDI menunjukkan aktivasi sel T yang kuat²–³

ETAPIDI secara khusus direkayasa untuk meningkatkan jumlah sel T yang teraktivasi dengan mencegah ikatannya dengan FcγR pada makrofag, sehingga mencegah pembersihan (clearance) sel T. Inhibitor PD-1 lainnya, seperti nivolumab dan pembrolizumab, dapat lebih mudah berikatan dengan FcγR.

Penurunan jumlah sel T (T-cell depletion) dapat menjadi sangat relevan terutama pada lingkungan yang kaya makrofag seperti peritoneum.

Signifikansi klinis dari data praklinis belum dapat dipastikan. Belum ada uji klinis langsung (head-to-head) antar produk yang dilakukan.

1L, first line; Ab, antibody; ESCC, esophageal squamous cell carcinoma; Fc, crytallizable fragment; FcγR, Fc gamma receptor; GC, gastric cancer; GEJC, gastroesophageal junction cancer; GI, gastrointestinal; hIgG, human immunoglobulin G; IL-2, interleukin-2; PD-1, programmed death receptor 1; PD-L1, programmed death ligand 1.

References:

  1. Hong Y, Feng Y, Sun H, et al. FEBS Open Bio. 2021;11(3):782-792. doi:10.1002/2211-5463.13102
  2. Zhang T, Song X, Xu L, et al. Cancer Immunol Immunother. 2018;67(7):1079-1090. doi:10.1007/s00262-018-2160-x
  3. Zhang L, Geng Z, Hao B, Geng Q. Cancer Control. 2022;29:10732748221111296. doi (7)10.1177/10732748221111296