Melacak Efek Samping
Anda lebih mengenal tubuh anda sendiri
Untuk mendukung pemantauan terhadap potensi efek samping yang mungkin timbul serta meminimalkan kemungkinan penghentian atau penundaan terapi, diharapkan agar kondisi dan keluhan pasien dapat diperhatikan secara saksama.
Pastikan untuk:
- Komunikasikan setiap efek samping yang dialami kepada tenaga kesehatan Anda
- Catat setiap efek samping yang Anda alami dalam jurnal pengobatan
- Diskusikan kondisi Anda bersama keluarga dan kerabat
- Hubungi kelompok dukungan yang tersedia
UNTUK PARA PENDAMPING:
Anda dapat membantu dengan mengamati dan mencatat setiap efek samping yang mungkin dialami oleh orang terdekat Anda. Dorong mereka untuk menyampaikan gejala yang dirasakan secara jujur. Secara proaktif diskusikan dengan tim tenaga kesehatan yang merawat mengenai setiap efek samping yang mungkin mereka alami.
Jika Anda mengalami salah satu gejala berikut, segera hubungi atau temui penyedia layanan kesehatan Anda:
Masalah Paru-paru
- Muncul batuk atau batuk yang memburuk
- Sesak napas
- Nyeri dada
Masalah Ginjal
- Penurunan jumlah urin
- Urin berdarah
- Pembengkakan di pergelangan kaki
- Kehilangan nafsu makan
Masalah Usus
- Diare atau buang air besar lebih sering dari biasanya
- Feses berwarna hitam, lengket, berdarah atau berlendir
- nyeri atau rasa nyeri berat dj area perut
Masalah Hati
- Kulit atau bagian putih mata menguning
- Muntah dan mual berat
- Terasa nyeri di area perut bagian kanan
- Urine berwarna gelap(seperti warna teh)
- Pendarahan atau mudah memar lebih dari biasanya
Masalah Kulit
- Ruam
- Gatal
- Kulit melepuh atau mengelupas
- Luka atau sariawan di area mulut, hidung, tenggorokan, atau area genital
- Demam atau gejala seperti flu
- Pembengkakan kelenjar getah bening
Reactions during or shortly after the infusion that can sometimes be severe or life-threatening:
- Chills or shaking
- Itching or rash
- Flushing
- Shortness of breath or wheezing
- Dizziness
- Feeling like passing out
- Fever
- Back or neck pain
Immune system problems in other organs
- Chest pain, irregular heartbeat, shortness of breath, swelling of ankles
- Confusion, sleepiness, memory problems, changes in mood or behavior, stiff neck, balance problems, tingling or numbness of the arms or legs
- Double vision, blurry vision, sensitivity to light, eye pain, changes in eyesight
- Persistent or severe muscle pain or weakness, muscle cramps
- Low red blood cells, bruising
Masalah pada kelenjar hormon
- Sakit Kepala yang tidak hilang atau sakit kepala yang tidak biasa
- Mata sensitif terhadap cahaya
- Masalah pada Mata
- Detak jantung cepat
- Keringat berlebihan
- Kelelahan extreme
- Penurunan berat badan
- Sering merasa lapar dan haus lebih dari biasanya
- Sering buang air kecil lebih dari biasanya
- Rambut rontok
- Merasa kedinginan
- Sembelit
- Suara menjadi lebih berat
- Pusing atau pingsan
- Perubahan suasana hati atau perilaku seperti penurunan gairah sexual, mudah marah dan mudah lupa
For caregivers:
Your well-being matters too. Here are ways to maintain it during the treatment experience:
- Join a caregiver support group for guidance and to share your experiences
- Delegate tasks when feeling overwhelmed
- Prioritize healthy habits (eg, balanced diet, proper hydration, sleep, attending your own appointments)
- Enjoy activities and time with people you love
- Celebrate every success and embrace time with your loved one